kursor

Guilmon - Digimon

Kamis, 05 April 2012

kisah Gue menuju dewasa

KISAH GUE MENUJU DEWASA
*__
Kali ini aku coba bikin cerpen buat ngisi waktu aja. Jelek bagusnya sih terserah pembaca, toh Cuma meluapkan ekspresi aja dalam bentuk positif.
***********
Nama gue andy 16 tahun, sekarang gue kelas 1 SMA. Gue tinggal dengan kakak gue dan suaminya yang jaraknya tak jauh dari sekolah. Gue tergolong anak yang sederhana, begitupun pergaulan gue, gue memiliki sahabat bernama Fandy dan Yoga, serta seorang cewek bernama Diana.
****
Pagi itu gue bangun seperti biasa, membereskan tempat tidur, mandi, berbenah diri lalu berangkaat kesekolah. Sesampainya di sekolah gue lansung ke kelas gue dan membaca buku pelajaran kesukaan gue yaitu BHs. Inggris. Pada momen seperti ini, pelajaran yang  gue pelajari banyak yang masuk, maklum saja pada pagi seperti belum ada siapa-siapa di kelas gue, sehingga tersa amat sunyi. Meskipu kedengarannya gue anak yang rajin, tapi masalah prestasi gue enggak terlalu menonjol dan enggak mahir dalam bidang apapun, gue merasa kalau gue tak memiliki bakat apa-apa yang membuat gue merasa kurang sebagai manusia.
Sekitar pukul 6:15 teman-teman sekelas gue  mulai berdatangan. Gue berhenti membaca buku pelajaran dan membaca sebuah novel remaja yang berjudul “love is healty”. Saat bel masuk berbunyi, semua siswa-siswi berbondong-bondong memasuki ruang kelas masing-masing termasuk gue. Karena hari itu guru sedang rapat besar-besaran, sebagaimana remaja umumnya gue pergi menemui Diana yang memang satu kelas dengan  gue.
Gue menyapa Diana “ hay, lagi sibuk ya. Bisa diganggu gak”. Ia menjawab “KAAMUUU GAK LIAATT GUEU LAGI SIBUKK,PINDAH SAANNAA” sambil berteriak pada gue. “gak usah segitunya juga kali” jawab gue.”sibuk apa, padahal Cuma lagi ngegosip” benak gue. Memang gue sudah biasa diperlguekan seperti itu sejak dua bulan terakhir.
Lalu gue pergi menemui kedua sahabat gue yang rajin amat belajar, berbeda dengan gue yang biasa aja, mereka memiliki prestasi yang sangat membanggakan. Tapi untunglah, karena itu gue bisa ikut belajar bareng mereka. Disamping itu  belajar bareng mereka lumayan ajib karena disertai gurauan dan canda.
“eh gimana rencan sabtu nanti ? jadi kan !”  Tanya yoga pada fendy
“eh iya, gimana ndy ?”  gue ikutan nya.
“tenang bro, kita kumpul di rumah gue, terus lansung ke sana.”

Kami memang sering  ke gunung untuk belajar bareng yang jaraknya enggak jauh dari lokasi villa  fendy yang masih ada dalam satu kabupaten. Disana kami berkemah sambil nikmatin BBQ dan canda gurau. Tiba-tiba gue dikagetkan dengan suara HP gue yang kulihat adalah panggilan dari cewek yang kini berstatus sebagai cewek gue.

“hallo, andy. Kamu kesini dulu, bawa buku kimia mu yah.” Katanya dengan nada memerintah.
“tapi…  gue lagi di gunung ama temen-temen aku “ jawabku halus.
“ gue gak peduli, sejam lagi loe gak dating, kita end”. tegasnya
“oh. Gitu, loe piker gue gak berani putus ama loe, kalau itu emang mau loe, gue turutin. Gue emang udah capek ama loe, loe sama gue Cuma saat loe butuh aja, mulai sekarang kita END”.
“tapi andi, gue gak bermaksud. . .” sebelum selesai kututup telfonenya .

“loe gak papa kan” Tanya fendy seraya menenangkanku. “iiya gue gak papa kok” jaawabku dengan wajah yang ceria. Seakan aku melepas semua bebanku. Malam itu kami nikmati dengan bercanda, makan BBQ, smabil menyannyi di dekat ai unggun.

****
¬¬ 3 tahun kemudian ¬¬
Hari ini hari sabtu, selama 3 tahun kami selalu menyampatkan diri untuk kegunung atau sekedar mengunjungi villa fendy. Selama tiga tahun ini gue mutusin tuk menyendiri alias jomblo sama seperti kedua teman gue. Dan Karena tek perlu memikirkan soal komitmen prestasiku meningkat.
Gue ,yoga, dan fendy mendapat peringkat pertama  umum di jurusan kami masing-masing, aku sendiri memilih jurusan bahasa, fendy di jurusan IPA, serta yoga di IPS.
Ini adalah sabtu terakhir, karena tadi siang adalah pengumuman kelulusan, kami bertiga berada di posisi teratas . kami menikmati malam minggu itu dengan penuh sukacita.
Saat gue bangun,mungkin sekitar pukul 5 pagi, aku terbangun dan melihat kedua teman gue masih tertidur. Gue mutusin buat keluar dan mendaki ke puncak bukit yang terdapat sebuah pohon yang rindang disana. Gue menatap matahari yang terbit yang seraya membuatku teringat akan apa yang gue laluin selama 3 tahun ini, perjuangan dan pengorbanan gue.
Saat matahari semakin muncul, gue makin terkenang dengan kisah gue dalam proses pendewasaan ini. Tanpa kusadari aku meneteskan air mata tanpa alasan pula. Tiba-tiba aku merasakan tepukan dari belakang yang tak lain dan tak bukan adalah kedua sahabatku. Kami menatapi sang mentari yang telah terbit dan  beersinar dengan cerahnya.
*hening*
“gak dirasa yah, telah tiga tahun kita ketempat ini” fendy memecah keheningan.”
“sudah terlalu banyak yang kita lalui” tambah yoga.
“ inilah proses hidup kawan, semua kenangan itu akan menjadi saksi, saksi akan kisah pendewasaan kita bertiga”  ucapku bijak.

Kami besiap untuk pulang. Sampai di kota, kami merencankan akan melanjutkan pendidikan di universitas hanvard Amerika, tapi  kali ini dalam satu jurusan yang sama.
**************   to be continiue *******

Pstinya jelek ya, -_- sorry ya, maka dari itu, karena aku baru di dunia tulis menulis, komennya donk buat kritik, saran or apalah . See you !!! 

tolong reviewnya ya.. buat dikembangin jadi cerita yang baru. Sumbangan ide, masukan dan ide karangan tentang ceritanya dikomen ya.

impianku dan cinta Dalam Kisahku.

Impianku dan cinta Dalam Kisahku.
Gue udah nyelesaiin karya cerpen generasi ke-2 gue, meskipun hasilnya gak jauh beda dari yang pertama, annnnnncccccccccur banget, tapi tetep lumayan buat disimak sekedar menghilankan bosan.
******************     

Pagi ini Viona terlihat berangkat ke sekolah,  ia sekarang masih kelas 1 sma.. Selama ini ia emang tersohor dengan gelarnya yang enggak pernah telat, bahkan menjadi orang yang paling pertama tiba. Sampai di sekolah, viona lannsung duduk sambil membaca buku komik kesukaannya. Maklum saja, viona adalah penggemar berat anime jepang. Ia kadang bengong dengan pikirannya yang melayang berharap mengalami kisah seperti anime yang dia harapkan.
Saat jam pelajaran pertama, ibu novi masuk dengan imegenya yang sangar kayak macan dikandang siap menerkam murid-muridnya. Terlihat  seorang cowok mengikuti dari belakang. Tapangnya lumayan, ganteng sih sebenernya, wajahnya baby face gitu dengan kulit yang putih halus. Dengan perawakan yang agak japanes ke barat-baratan.
“SEMUANYA HARAP PERhatikan ibu” ibu novita bicara, semua terdiam. “hari ini kita dapat murid baru, namanya andy pindahan dari bandung, perkenalkan dirimu.” Lanjutnya.
“ HALLO !! namaku adrian shwirl lharic. Biasa di panggil andy. Nice to meet you !”.

Darisinilah kisahnya bermula
*******************************
Tong ting tang ting . . . . . . . .
Bel istirahat udah bunyi. Yoga dan fendy mendekati andy. “hey andy, gue yoga dan ini fendy kamu pindahan dari bandung kan, tapi kok kamu gayak gak psif gitu bahasanya”. Sapa mereka berdua. “ I stay at Indonesia baru  1 years. Actually I lahir di USA”. Jawab andy. Mereka terus mengobrol dan menjadi teman baik.
Sebenarnya yoga dan fendy adalah anak yang lumayan pendiem tapi andy lebih lagi, meski begitu karena persamaan sikap, merka menjadi sahabat yang baik, Saat bel masuk berbunyi, semua siswa berbondong masuk kedalam kelas. Hari itu berlansung seperti biasanya.
Esok harinya, seperti biasa viona datang pagi dan memasuki kelas sambil membaca komik. Saat masuk, ia begitu heran melihat sesosok pria yang sedang teridur dengan pulasnya yang tak lain adalah andy.
Viona sempat terppesona melihat wajah andy yang baby face itu, tampangnya imut banget dan manis. Wajahnya yang halus menunjukan kalau dia adala pria yang lugu. Sungguh viona telah terbawa, ia melihat andy terus-menerus sampai lupa meletakan tasnya. Ia seakan terbawa akan mimpinya untuk bertemu dengan cowok yang mukanya mirip banget sama “asuka” karakter anime kesukaannya.
Tiba-tiba saat viona sedang asik memandangi andy bersama dengan fantasinya, andy terbangun. “ hello, khamu nghapain!!!” andy Nampak bingung. “oh nothing” viona lalu bergegas kebangkunya. Tak lama kemudian andy menghampiri dan mengajaknya ngobrol. Viona agak salah tingkah, ‘’”benarkah ini, dia menghampiriku “. Benaknya.” Ada apa ndy ? “ Tanya viona. “gak papa kok, aku cuman pengen ngobrol baareng kamu, bosan”.  Jawab andy. “ oh iya, aku beloeh manggil kamu eric gak, soalnya aku lebi suka itu !”. viona membuka obrolan. ”emm, gimanha ya, it’s up to you ajah” jawab andy.

Merekapun ngobrol dan menceritakan diri mereka masing-masing lalu mereka akrab dan berteman baik. Apa lagi tenyata andy juga menyukai anime jepang.
*****************************
3 tahun kemudian saat UAN telah berlalu . . .
*********************
Andy semakin cakap dalam berbahasa Indonesia, tiap malam minggu, andy dan viona selalu menyempatkan diri untuk nonton bareng di bioskop. Selama 3 tahun mereka sering jalan-jalan bareng.
Hari itu penentuan kelulusan. Viona, yoga, fendy, dan andy merayakannya dengan nonton makan bareng di restoran, terus mereka nonton di bioskop.
Saat pulang, andy mengantar viona pulang. Viona mulai berpikir bahwa ini saat paling tepat kalau andy mau menembaknya.sebenarnya sudah 3 tahun viona menunggu saat itu, tapi ia bersabar karena pernah mendengar perkataan andy yang tak ingin berpacaran sebelum lulus. “  vio, aku mau ngomong sesuatu sama kamu” kata andy. Viona tersentak dan mulai salah tingkah membayangkan kalau andy akan menembaknya. “ mau ngomong apa sih ric.” Jawab viona. “ kalau gak salah kamu akan melanjutkan kuliah di jepang ya.” Tanya andy, “ iya ric, udah dari dulu emang kenapa.” Viona penasaran “aku juga akan melanjutkan sekolah keluar negeri. Disana aku akan kuliah bersama yoga, fendy dan kekasihku, jadi semoga sukses yah”.
Viona terdiam, hatinya terasa hancur bagai terkena radiasi nuklir dan bom atom, dilanda badai dan tsunami. Sampai di rumah, viona hanya menangis sambil mengingat semua kenangan yang telah mereka jalani bersama. Viona menyimpan kenangan itu sebagai pengalamanya yang penuh pilu.
**************************
Satu minggu kemudian viona berangkat ke jepang. Saat di pesawat ia masih saja teringat akan eric/andy yang menjadi pujaan hatinya selama 3 tahun lamanya,. “ maaf anda kenapa” Tanya seseorang yang ada disampingnya.” Saya gak papa kok”. Viona sambil mengusir kebosanan ia menulis kisahnya bersama andy dalam diarynya yang sempat dibaca  oleh orang yang duduk disebelahnya.
“hahaha untuk apa memikirkan orang yang sudah punya kekasiah” kata orang itu sambil tertawa terbahak-bahak.” Viona tak memperduliaknya.
Saat turun di Bandara Tokyo, viona hendak mencari kontrakan. Tiba-tiba tangannya ditarik oleh seseorang “ tuunggu vio, kamu mau kemana” Tanya seseorang yang tak lain adalah andy. “eric kamu ngapain disini, bukannya…” belum sempat viona menyelaesaikan kata-katanya, andy menutup mulutnya denagn jari. “ iya vio aku akan kuliah di jepang bersama yoga, fendy dan kamu. Kamu maukan jadi pacarku !! aku sudah sedari tadi merhatiin kamu dipesawat, aku duduk disamping kamu.” Kata andy. “ iya, aku mau. Mau banget.” Jawab viona.

“ vio karena kamu lagi nyari kontrakan, 2 blok dari rumahku ada kontrakan yang bagus banget, kamu mau ? selain itu kamu jarak kita kan deket, aku yoga, dan fendy bakal tinggal dirumahku”. Kata andy. “ emmm giamana ya, iya deh “
****
Demikianlah mereka melalui hidup mereka dengan tetap bersama.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Disela liburku yang bikin frustasi ini sempet sempetnya sih gue bikin beginian, jelek lagi hasilnya tapi it’s the best yg udah ku lakuin. Review yah, komen buat  saranin isi cerita yang akan aku bikin lagi, and bilang aja kalau ada yang perlu dikoreksi dari cerpen gue.